FC Barcelona. Salah satu klub sepakbola tersukses dan paling terkenal di seluruh dunia. Selalu berat untuk menentukan 10 pemain terbaik dari sebuah klub. Menurut saya, ada dua era yang membuat klub asal Katalan ini begitu besar. Era pertama adalah ketika era Dream Team dan era kedua adalah ketika di awal millennium baru hingga sekarang. Namun di luar era tersebut, ada juga banyak pemain berkualitas yang tidak mungkin dapat dilupakan oleh para pendukung Barcelona.
1. Laszlo Kubala
2. Rivaldo
3. Johan Cruyff
Hai penggemar Lionel Messi, tau pemain ini? Johan Cryuff adalah “Lionel
Messi” di eranya ketika itu. Datang dari Ajax Amsterdam di tahun 1973, pemain
berkewarganegaraan Belanda ini langsung memberikan gelar La Liga yang sudah 14
tahun tidak dibawa pulang ke Camp Nou. Selain keberhasilannya membantai Real
Madrid dengan skor 0-5 di Santiago Bernabeu, ada sebuah gol yang membuktikan
betapa hebatnya talenta dari seorang Johan Cruyff. Ya! Gol tersebut adalah gol
nya melawan Atletico Madrid yang diberi nama “Le but impossible de Cruyff”.
Cruyf pernah tiga kali memenangi gelar Ballon d’Or di tahun 1971, 1973, dan
1974. Hengkang dari El Barca di tahun 1978, ia kembali lagi pada tahun 1988
sebagai pelatih. Dan di bawah tangan dinginnya, Barca berhasil meraih gelar
UEFA Champions League pertama mereka di Wembley 1992.4. Ronald Koeman
Sebelum hadir Carles Puyol dan Gerrard Pique, Barcelona pernah memiliki bek
tangguh di era 90an. Kuat, cepat, dan produktif mencetak gol. Dialah Ronald
Koeman. Koeman adalah bagian penting dari “Dream Team” Barcelona di era
kepelatihan Johan Cruyff. Sekalipun berposisi sebagai bek, ia justu
berhasil mencetak lebih dari 100 gol bagi El Barca! Cukup unik memang rekor
yang ditorehkan oleh pemain yang lahir di Belanda 49 tahun silam ini. Satu gol
yang jelas diingat oleh para Cules adalah saat tendangan bebas nya di babak
extra time berhasil menembus gawang Gianluca Pagliuca dan memastikan gelar UEFA
Champions League pertama bagi El Blaugrana.
5. Josep Guardiola
6. Ronaldinho
7. Carles Puyol
El Capitano de Barca! Hingga saat ini, dialah kapten terbaik yang pernah
dimiliki oleh Barcelona. Pemain asli La Masia ini adalah bagian penting dari
kesuksesan El Barca. Ketegasan dan kelugasannya hampir selalu mencapai sempurna
ketika ia menjaga barisan pertahanan. Secara simbolik, mungkin rambutnya dapat
menggambarkan betapa garangnya ia ketika ia berada di lapangan. Meskipun
akhir-akhir ini ia bertambah akrab dengan cedera, tapi tak satupun pemain
Barcelona yang dapat menggantikan peran dari Puyol. Satu hal yang membuat Puyol
begitu dihormati oleh penggemar dan pemain Barcelona adalah mental tak menyerah
yang dimilikinya. Rekannya di pertahanan Barca, Gerrard Pique, pernah berkata
bahwa Puyol adalah satu-satunya pemain yang ia kenal yang masih percaya bahwa
tim nya dapat menang ketika sedang tertinggal empat gol.8. Xavi Hernandez
Kapten kedua Barcelona. Kontrol bola yang sempurna, permainan ball possession
brillian, pengatur tempo dalam permainan, dan passing yang mematikan. Xavi
adalah salah satu pemain paling vital dalam permainan tiki-taka nya Barcelona.
Pemain jebolan La Masia ini adalah pemegang caps terbanyak Barcelona dengan 645
pertandingan resmi (terhitung sampai 31 Oktober 2012). Siapapun pasti tahu
betapa hebatnya Xavi dalam mengolah si kulit bundar. Sekalipun Barca mempunyai
banyak pemain berkualitas untuk mengisi lapangan tengah, taka da satupun yang
bisa menggeser Xavi apabila ia sedang dalam kondisi fit untuk bermain. Sadarkah
anda bahwa Xavi memiliki kebiasaan unik? Bukan, ini bukan soal kehidupan
pribadi atau ritual sebelum pertandingan. Coba perhatikan ketika ia sedang
mengontrol bola. Ia memiliki kebiasaan untuk mengeluarkan lidahnya ketika si
kulit bundar sedang berada dibawah kendalinya.9. Andres Iniesta
Iniesta adalah “partner in crime” nya Xavi dalam menjadikan lapangan tengah lawan
menjadi seperti tempat bermain. Pemain kelahiran 28 tahun silam ini berperan
sama pentingnya seperti Xavi dalam menjalankan taktik tiki-taka ala Barcelona.
Namun satu hal yang berbeda adalah Iniesta lebih berperan kedepan dan
menyerang. Sudah begitu banyak killer pass nya menjadi awal dari gol bagi
Barcelona. Selain itu, ia juga cukup rutin mencetak gol bagi El Barca. Iniesta
juga pemain yang sangat respek kepada pemain lain. Ingatkah kalian dengan
perayaan gol nya ketika ia mencetak gol kemenangan Spanyol di Final Piala Dunia
2010? Ia membuka kaus dan di dalam kaus itu terdapat tulisan untuk mengenang
Dani Jarque (yang notabenenya adalan pemain Espanyol). Satu momen lain yang
jelas akan diingat oleh para Cules adalah ketika Josep Guardiola sudah memberikan
selamat kepada Guus Hiddink, lalu tak lama berselang Iniesta mencetak gol yang
membuat ucapan selamat tersebut menjadi seperti harapan palsu bagi Hiddink.10. Lionel messi





Tidak ada komentar:
Posting Komentar